You are here
Home > Damai

Memahami Budaya dan Kepercayaan Orang Lain

dscf4300

Pekan lalu, bersama beberapa blogger saya berkunjung ke Bangkok, Thailand. Sebagaimana wisatawan asal Indonesia pada umumnya, kegiatan kami sudah pasti tak jauh dari belanja – makan – belanja – gitu terus 🙂

Karena memang Bangkok hampir mirip dengan Jakarta sih, ya suhunya… ya lalu lintasnya… makanannya juga endeus banget, akrab di lidah warga Asia.

Selain makan-belanja, tentu kita request ke travel escort, agar mengajak untuk ke destinasi wisata. Ternyata, di Bangkok, Thailand, mayoritas tempat wisata adalah lokasi ibadah yah.

Ini menarik buat saya, karena saya kan muslimah berjilbab. Dan, agendanya adalah berkunjung ke beberapa kuil / tempat ibadah bagi pemeluk Budha.

Huehehehe…. mungkin buat beberapa teman muslim/ah, apa yang saya lakukan ini agak “menyalahi aturan” hahaha. Bukannya ke Masjid, ini kok malah plesiran ke lokasi ibadah Budha.

Tapi, prinsip saya sih simpel aja… Saya haqqul yaqin dengan ajaran agama yang saya anut, jadi… walaupun datang ke gereja, pura, wihara, candi, kuil, apapun itu… insyaAllah tidak akan mengubah keyakinan saya 🙂 So, what are we worried about?

Yang kedua, ya karena udah jauh-jauh datang ke Thailand gitu loh.. mosok tidak memanfaatkan peluang untuk beranjangsana ke berbagai kuil yang fenomenal dan udah jadi tetenger di sana. Kan eman-eman?

***

Pada prinsipnya, itulah yang saya ajarkan pada anak. Kita memang harus YAKIN BENER dengan ajaran agama dan keimanan yang kita punya. Tapiiii… kita juga wajib menghargai dan mengapresiasi ajaran agama pihak lain.

Supaya hidup DAMAI dan berkah senantiasa.

 

Top