You are here
Home > Damai

Toleransi Kudu Tumbuh Sejak Dini

Saya berjilbab. Saya muslimah. Saya sholat dan melaksanakan ibadah (semoga) sesuai syariat.

Tapi, tatkala tempo hari traveling ke Bangkok, Thailand, saya merasa fine-fine aja ketika harus masuk ke rumah ibadah pemeluk agama lain.

Kenapa? Karena saya memegang prinsip “Lakum diinukum wa liya diin” Bagimu agamamu, bagiku agamaku. Artinya, saya sudah ajeg dan teguh dengan agama yang saya anut… jadi saya tak perlu risau, galau, gelisah, manakala harus mengunjungi dan masuk ke tempat ibadah Budha, misalnya.

dscf4306

Kalau ke Thailand, so pasti destinasi wisatanya adalah… belanja dan aneka kuil. Ada Wat Arun, Wat Phoo…. dan ini yang lebih memperkaya khazanah toleransi.

Tak apa kita beda agama, beda aliran kepercayaan dan sebagainya. Yang penting, ayolah kita saling menghormati satu sama lain.

Kalau prinsip ini kita pegang teguh, maka anak-cucu bisa meneladani, dan akan lahir generasi Indonesia yang benar-benar ber-Bhinneka Tunggal Ika.

 

Iya kan?

Top