You are here
Home > Damai

Berasal dari Latar Belakang Berbeda, Tetap Damai dan Asyik Aja!

Sebagai blogger, saya kerap bersua dengan beragam orang dari berbagai latar belakang. Berbagai suku, ras, etnis, agama, termasuk berbeda dalam hal preferensi pilihan politik, adat istiadat, budaya dan sebagainya.

Bagi saya, bertemu dengan beragam orang dengan beragam latar belakang itu sungguh mengasyikkan. Broaden our mind. Kita bisa memperluas wawasan, pola pikir, tak lagi sempit terkucil dalam tembok pikiran yang kita jaga bertahun-tahun lamanya.

selfie-1

Teman dari berbagai ras ini juga sigap menunjukkan bukti nyata bahwa “Bhinneka Tunggal Ika” adalah prinsip yang tak bisa ditawar-tawar. Bahwa, bangsa kita terdiri dari banyaaaak sekali latar belakang, dan itu sudah menjadi sunnatullah, sebuah keberkahan dari Sang Maha. Perbedaan itu adalah rahmat, tak perlu kita jadikan laknat.

dscf4642 dscf4444

Kalau semangat menghargai perbedaan ini telah tertanam sejak dini, maka bisa meringankan kinerja bangsa ini. Kita sibuk berkompetisi untuk fastabiqul khairat, berlomba-lomba dalam kebaikan… bukannya berkompetisi dalam debat yang tak kenal ujung pangkal.

Kalau sudah kadung benci, apapun kebaikan yang dilakukan ‘lawan debat’ pasti akan selalu terlihat salah, begitu kan?

 

Maka dari itu, momentum apapun sejatinya bisa menjadi saat kita untuk BANGUN, sadar dan mulai mempraktikkan prinsip “Bhinneka Tunggal Ika” dalam hidup keseharian.

Tak elok bila kita masih saja berseteru, hanya karena beda prinsip politik, ayolah…. masih banyak hal-hal yang jauh lebih urgent, yang layak untuk kita jadikan prioritas.

***

Teman-teman blogger yang ikut traveling ke Bangkok, Thailand tempo hari, menunjukkan semangat itu. Kami saling menghargai bila ada yang tak bisa makan babi. Juga menghargai ketika saya izin sholat dulu, meski numpang di ruang ganti imigrasi.

🙂

Semua menunjukkan satu hal: bahwa kita harus men-support dalam kebaikan, memahami perbedaan dan pola hidup orang lain. Itu yang bikin hidup kita damai.

 

–Namaste–

Top